Selasa, 31 Januari 2012

Coloum Pak Oles edisi III

Menangkap Peluang Industri Pertanian Organik 

           
Pada  zaman kakek dan buyut kakek saya bertani, mereka semua menerapkan pertanian organik tanpa disuruh-suruh, mungkin juga tanpa kesadaran.  Karena saat itu, pupuk kimia dan pestisida kimia belum diproduksi. Kondisi lahan pun  masih alami.  Demikian juga lingkungan hidup belum diperkosa oleh keinginan manusia, agar tanahnya tetap berproduksi tinggi untuk memenuhi kebutuhan perut dan permintaan pasar.  Artinya pada zaman itu, pertanian organik berjalan secara alami.   

            Gaya hidup alami petani tempo doeloe, menyebabkan mereka menjadi sehat dan panjang umur.  Bisa dibayangkan bagaimana kualitas hidup mereka saat itu, mungkin kita merasa iri dengan kebahagiaan mereka.  Karena hidup di zaman modern ini, kesehatan, keindahan alam dan makanan yang berkualitas sangatlah mahal dan susah dicari.  Mengapa demikian?  Karena kalau sudah merasakan dan mengalami sakit, melihat alam yang rusak, serta merasakan sakit  akibat  memakan makanan yang tercemar, mungkin barulah kita rasakan bahwa,  kesehatan, keindahan alam dan umur panjang, yang dihasilkan dari pertanian organik sangatlah mahal dan langka.
             
            Pemikiran manusia yang selalu ingin memberontak mencari kemajuan yang lebih baik, ingin meningkatkan produksi pertanian beberapa kali lipat, ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal, ingin hidup serba praktis dan mewah, semuanya itu dilakukan dengan teknologi intensifikasi pertanian, yaitu bagaimana menggunakan lahan yang terbatas dengan intensif,  dengan menggunakan teknologi kimia, pupuk kimia, pestisida kimia, herbisida dan hormon kimia dan zat pengatur tumbuh kimia.    Semua teknologi itu, memberikan dampak secara langsung ataupun tak langsung kepada lingkungan, kehidupan lain di alam, termasuk manusia.       

Kesadaran akan gaya hidup organik muncul di era 90-an.  Dan sejak tahun 2000, setelah ada ledakan informasi melalui dunia internet, gaya hidup organik mulai menyebar.  Manusia mulai menyadari bahwa kualitas makanan, air dan udara adalah hal yang sangat penting untuk mendapatkan kesehatan yang prima.  Badan kita akan menjadi lebih cepat sakit, tua dan mati, jika mengabaikan ketiga hal tersebut.  Karena manusia modern mengetahui bahwa kesehatan adalah produk yang langka dan mahal, maka muncullah kebutuhan akan produk-produk organik.  Kebutuhan itu menciptakan permintaan yang dilayani dengan penawaran, sehingga terciptalah pasar.  Hukum pasar berlaku, barang yang langka jika dikemas dengan eksklusif akan menciptakan harga dan keuntungan yang tinggi. 
            
            Pada awalnya pertanian organik itu dilakukan dan dikonsumsi oleh kelompok-kelompok vegetarian-spiritual, kemudian berkembang ke kelompok pemerhati kesehatan alami, mereka umumnya adalah kelompok orang berada.  Selanjutnya pertanian organik berkembang ke bidang kesehatan dan kecantikan, sehingga pertanian organik menemukan suatu bentuk baru sebagai industri produk kosmetik dan makanan – minuman kesehatan organik.  Pada tahap ini pertanian organik sudah mendapatkan tempat yang terhormat sebagai pencipta lapangan kerja dan  penghasil devisa negara.  Peluang ini segera disambar oleh Amerika dan Australia.    Kedua negara itu telah berhasil memproklamirkan dirinya sebagai negara industri produk makanan kesehatan dan kosmetik organik.  Sayangnya, Indonesia sebagai negara pertanian yang besar masih terbengong-bengong melihat Peluang bisnis raksasa ini.  Pasar produk pertanian organik sangat terbuka luas.  Tapi kalau kita masih memandangnya sebelah mata, maka janganlah disalahkan produknya, tapi salahkanlah diri kita yang melihat.  Visi kita terlalu rendah untuk melihat peluang pertanian organik dalam industri pertanian.  

            Jangan khawatir...!  Tidak ada istilah terlambat bagi yang mau memulai.  Lebih baik terlambat tapi bisa bergerak lebih cepat dan gesit daripada tidak memulai sama sekali.  Dari mana memulainya?  Bentuklah kelompok-kelompok kecil pemerhati dan pekerja pertanian organik.  Kelompok-kelompok tersebut akan menciptakan informasi dan pasar pertanian organik.  Pekerja pertanian organik menghasilkan produk pertanian organik yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat.  Pemerintah dan organisasi masyarakat akan mengawasi sertifikasi pertanian organik.  Jika kelompok-kelompok tersebut bekerja dalam skala yang lebih luas, maka pertanian organik sudah menjadikan suatu gaya hidup masyarakat untuk mencapai hidup sehat dan berkualitas dalam lingkungan alam yang harmoni.  Dengan cara demikian, lapangan kerja dan sumber-sumber pemasukan devisa negara mulai terbuka.  Semoga sukses...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar